Yohanes Bandung Bondowoso

8/10/18 Tidur

memang tidur itu perlu.

ada teman yang paling khawatir akan jam tidurku.

di samping temanku kebanyakan yang berharapku terjaga bersama untuk bergaul,

atau komputer dan buku yang selalu berharap aku menemani mereka belajar atau bekerja.

sampai saat itu, satu jam lalu

pulang dari kantor, kupaksakan berkendara.

hari ini memang belum kurasakan bantal kasur, apalagi meja kantor di pipiku.

perjalanan pulang penuh teriakan nyanyian berbagai upaya agar tetap terjaga.

dua simpang jalan lagi, satu kilometer lagi sampai rumahku.

namun kesadaranku terputus di atas jok motor.

setang tanpa sadar doyong ke timur, kecepatan enampuluh.

saat terjaga terkejut, aku sudah di tepi kanan jalan, roda motor masih berputar kencang.

kukendalikan kemudi agar lurus jalannya.

tepat ketika truk enam roda meraung melewati sisi kiriku, kencang.

sepanjang tiga puluh delapan kilometer aku aman, namun saat sampai area rumah, seperti diberi ilham.

tidurlah yang cukup.

jangan sampai tulang remuk karena kau abaikan tidur.

maka sampai rumah, cuci muka sikat gigi.

masuk ke kamar orang tua, menyelinap di kasur mereka di antara sepasang yang merawatku paling tulus.

aku tidur di antara orang yang paling menyayangiku.

bukan karena mumpung masih ada kesempatan.

tapi karena akupun sayang mereka.

terima kasih.

semesta, Tuhan, kesadaranku,

aku hidup.

Published on πŸ”—, tagged: #indonesian#blog

If you have any feedback, please comment below or contact me at hi@ybbond.id


Webmentions ?:

Submit your WebMention reply URL:

Does not know WebMention?
Use commentpara.de to reply: