Yohanes Bandung Bondowoso


Tunguska

- #indonesian#story#picture

17 April 2451, Yogyakarta. Hari bersejarah yang membanggakan bangsa Indonesia! Trio Jenius ilmuwan muda Phoebe Danuvich Kulistyo, Kindrad Bumi, dan Rinaldo Stevan-Mulia berhasil menciptakan mesin waktu, atau lebih tepatnya, memberitakan ciptaan mereka ke publik sebelum dibungkam oleh badan penjaga perdamaian.

12 Juni 2451, ——-. Perencanaan dan pengamanan matang sudah siap, demonstrasi mesin waktu pada khalayak umum oleh trio jenius akan diadakan di-

30 Juni 2451, Cirebon. Tepian pesisir, kaca anti-nuklir 50x30m, 1300 elit pengaman, tiket masuk Rp 30.000.000 per satuan. Tiga ribu pemirsa di amphi-theatre dan 4,2 Miliar dari layar hologram di seluruh dunia.
Kamera lintas-waktu siap, Danu-Kindar-Aldo berjalan tembus portal biru.

????????, ekstraDimensi. Steker penanda menunjukkan -543 tahun, sesuai pungutan suara masal di era mereka, trio jenius berjalan lintasi ratusan tahun dan 7500km menuju-

30 Juni 1908, Tunguska-Vanavara. Matahari sudah terbit 3 jam, portal jingga terbuka ~140m di atas pepinusan. Kindar mengabadikan lanskap Siberia dengan sel-kamera untuk dokumentasi pribadi. Aldo telah merangkai kamera lintas-waktu, untuk memuaskan hasrat sponsor dan miliaran pemirsa di kampung waktu mereka.
Entah konspirasi pembungkaman yang berhasil atau kesalahan kalkulasi, ketika Danu mengaktifkan kamera lintas-waktu, nyala biru memaksa masuk dari portal jingga.
Itu biru hantam jingga, leleh Danu-Kindar-Aldo seketika menyublim sirna. Lantak membuat 2150km persegi pinus merata. Satu orang slav malang terkena sontak suara yang melempar tubuhnya ke batang pinus, jasadnya remuk, leta.

Tunguska Event by Don Davis
Tunguska Event by Don Davis  

+543tahun -2507detik, Cirebon. Layar raksasa sempat menampilkan lanskap Tunguska-Vanvara, Siberia. Pemirsa pongah terpesona, kerabat trio jenius menangis bangga.
Awalnya pelan tak disadari, lalu portal biru mendadak tilap, ditelan dirinya sendiri. Tampilan layar bergetar tremor, lalu biru, lalu jingga, lalu sirna. Lalu-


Kisah Seram Pendek

- #indonesian#story#picture

title=
 

Hei
— apa?
Kapan dia turun?
— kurang tahu, tidak usah ditunggu, dia sedikit pemalu.
Kau yakin dia ramah?
— mungkin sih
Mungkin! Kau ambil resiko dengan astral, dan tidak tahu apa yang akan terjadi?
— kau sendiri yang ingin melihatnya sejak kuceritakan tentang itu!
Lagi, kau bilang setiap Minggu pukul 2 siang, rumahmu harus dibiarkan kosong selama 10 menit!
— iya! orangtuaku tidak pernah menjelaskan penyebabnya! tapi si cenayang itu yang menjelaskan semuanya padaku!
Sial, menantang hantu.
— kau yang mengajak, kupikir kau berani. orangtuaku baru pulang setelah 3 hari?
Jam berapa sekarang?
— oh tidak.
Jangan bilang sudah lewat masanya?
— tidak, sekarang jam 2 lewat 4.
Tidak ada apa apa kan?
— sebentar.
Apa?
— sini kubisikkan.
Apa.
— ada bunyi di tangga.
Heh?
— aku tidak tahu bentuknya, tapi setelah melihatnya, jika salah satu dari kita berteriak, langsung lari berdampingan ke pintu de..
AAAAAAAAAAH!


7 Langkah Hidup Bijak

- #indonesian#story#picture

rencana sudah matang, berdiri di tepi lautan.

iman terhunus, siap sambut Leviathan. ia menyerang, aku menyerang, menusuk jiwa dan anak tekak. maka matilah semua kecemburuan. itu bangkainya mengambang pelan, bau.

lalu dengung serangga terdengar. Beelzebub datang kelaparan. jasad itu dilahap kalap, rakus bak tikus politikus. penuh keyakinan, berseru ku. lalat terkejut, terbang memburai ketakutan.

kulanjutkan dengan menyelam, menuju palung terdalam. Memasuki goa, penuh gairah aura merah. Asmodeus melenguh, sibuk entoti jiwa-jiwa pasrah. dengan kesadaran penuh, ku kebiri binatang itu. biar jera.

menyusuri goa, berujung singgasana. duduk di atas takhta, Mammon si hedon. tak henti merenggut harta dari orang sengsara. itu harta kuambil, kutebar ke para papa. maka iblis itu menciut, tak punya apa apa.

terdengar deru amarah dari Amon yang kehilangan saudaranya. kuhindari semua desing panah, lalu kuurapi wajah bajingan itu, yang langsung mati terbakar.

gerbang utama terlihat jelas, dijaga penjaga malas. Belphegor meringkuk di dalam tempurungnya, tidak peduli akan tugasnya. kunyalakan api kepercayaan, kusulut karapaks itu. maka ia terjaga, terbirit-birit mencari pertolongan.

di dalam ruangan besar, bercahaya. Azazel yang penuh talenta, tapi hubris menguasainya. kuajak ia untuk sadar, menjadi pribadi berguna. sial, pertarungan tak terelakkan. ia melawan dengan penuh kuasa. “aku setara, bahkan lebih berkuasa!”. kulempar biji sesawi, menghantam jiwanya.


sirna.
maka terbitlah Kebajikan.

title=
 

—15 Juni, 3 hari setelah ulang tahun, akhirnya sadar bahwa ulang tahun tidak mengulang event indah di tahun sebelumnya—


Kamar Gelap

- #indonesian#poem#picture

title=
 

Bersender dinding, lampu mati,
Kamar gelap berkata begini:

Kamu protes soal pengunduran jam konser,
Saat kalian hadir rapat terlambat.

Kamu melabrak junior yang tak hormat,
Ingat ulang caramu bicara pada orangtua.

Kamu bilang asap rokok mengganggu,
Bunyi makan mengecapmu lebih mengganggu.

Kamu bersikeras duduk nyaman,
Padahal nenek itu lebih membutuhkan.

Kamu menghapus post instagram,
Tapi mencibir orang yang bersikap sopan.

Kamu menggugat kecurangan,
Katakanlah, apakah mencontek bukan kecurangan?

Kamu bilang, aku hanya menyindir, tanpa solusi,
Ya, memang, aku sindir diriku.


Naik Tinggi

- #indonesian#poem#picture

Illustrated by Degi Bintoro
Illustrated by Degi Bintoro  

Saat hidup tak lagi berarti
Mikir, “mending mati!”
Carilah tahi,
yang ditumbuhi
Fungi—

Ambil!
Goreng!
Rebus!
Oseng!

Pake teri
Nikmati
Sensasi
Naik tinggi
Terbang tinggi
Ogah kembali

Terinspirasi dari doodle yang dibubuhkan Degi Bintoro di binder gua